Tampilkan postingan dengan label Azkiya Farahnaz Maysun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Azkiya Farahnaz Maysun. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Oktober 2013

Kamu Hebat :: Telaga Kesabaran

Assalamua’alaikum, Salam HEBAT!

Hai……sahabat Hebat!! Apa kabar Anda disana? Pastikan Selalu Amazing Ya..

oh ya, pernahkah kalian menunggu? Gimana rasanya? Ga sabar, lelah, bosen, sebel? Bahkan sampai ada ungkapan menunggu adalah pekerjaan yang membosankan..Ya iyalah dok, seperti sekarang ini kelamaan nunggu kisah inspiratif yang mo di share kan ga muncul-muncul…

Eits…, sabar… sabar donk sahabat Hebat semuanya…
Ngomong-ngomong soal kesabaran, ada kisah menarik yang ingin saya share kali ini, yuk cekidot…

Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang baca koran
” Ayah, ayah” kata sang anak…
“Ada apa?” tanya sang ayah…..

“Aku lelah, sangat lelah … Aku lelah karena aku belajar mati-matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek… Aku mau menyontek saja! Aku lelah. Sangat lelah…

Aku lelah karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! …Aku lelah, sangat lelah …

Aku lelah karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung…aku ingin jajan terus! …

Aku lelah, sangat lelah karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati…

Aku lelah, sangat lelah karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap kepada ku…

Aku lelah ayah, aku lelah menahan diri…aku ingin seperti mereka…mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah ! ..” sang anak mulai menangis…

Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata ”Anakku, ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”,
Lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang… Lalu sang anak pun mulai mengeluh ”Ayah, kita mau kemana?? Aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. Badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah karena banyak ilalang menghalangi jalan… aku benci jalan ini ayah” … Sang ayah hanya diam.

Sampai akhirnya mereka sampai disuatu tempat. Tempat seperti apa yang sedang anda pikirkan? Hemm.. Mereka tiba di sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar. Ada banyak kupu-kupu, bunga-bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang… sungguh pemandangan yang menajubkan!

“Waaaah…ayah..! tempat apa ini ayah? Aku suka sekali! Aku suka tempat ini!” Sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.
“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping ayahnya.

”Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? Padahal tempat ini begitu indah…?”
”Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?” sahut sang anak”.
”Itu karena orang-orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”
”Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi… bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga… dan akhirnya semuanya terbayar kan? ada telaga yang sangaat indah.. seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat? Kau tidak akan mendapat apa-apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku”

”Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar ”
”Aku tahu, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat … begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi… ingatlah anakku… ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri… maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu sendiri… seorang pemuda yang kuat, yang tetap tabah dan sabar karena ia tahu ada Tuhan di sampingnya… maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang… maka kau tau akhirnya kan?”

”Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah, lebih indah dari telaga ini … Sekarang aku mengerti … terima kasih ayah, aku akan tegar saat yang lain terlempar ”
Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.

Sahabat, Hanya sedikit masalah dalam hidup yang tidak mungkin dipecahkan, dan sedikit rintangan yang sulit bagi orang yang memiliki motivasi dan tekad dengan rencana yang matang untuk sukses dan menghadapi tantangan yang selalu berubah. Dan selalu ada kesempatan untuk menang bagi orang-orang yang tidak berhenti berjuang.ketika dalam perjalanan menggapai impian banyak hal dan rintangan, bersabarlah….Yakinlah… karena Allah sudah menyediakan sesuatu yang indah untuk kita. Be AMAZING, SEMANGAAT..

Sumber: http://www.akuhebat.com

Senin, 13 Mei 2013

Aku Ingin Menderita Maka Mudah Sekali, Sebaliknya Ingin Bahagia Kok Sulit?

Pernahkah berfikir mencoba derita?
Coba lakukan. Sangat mudah sederhana.. Cubit kulitmu..
Dekatkan diri ke api… Pikirkan hal yg sedih…
Bayangkan hal buruk yg akan terjadi
Rasakan semua kemungkinan buruk….
Maka dalam sedetik kau akan merasakan sesak nafas
Merasakan kekhawatiran…merasakan ketakutan…
Merasakan keyakinan…bahkan telah menjadi realitas bagi tubuh
Kau meyakini bahwa itulah yg akan terjadi nanti
Dan rasa yg akan terjadi ketika hal itu terjadi nanti
Sudah mampu dirasakan saat ini
Saat khawatir nanti akan bangkrut…. Rasa takutnya sudah menerkam jiwa di saat ini
…..
…..
Tapi sebaliknya mengapa bahagia senang dan suka itu demikian sulit bagi jiwa….?.
Karena sang aku tidak meyakininya, karena aku menolaknya, aku mengingkarinya.
Aku membutuhkan bukti yg lebih…aku membutuhkan sebuah keyakinan yg diterima akalku
Kalau aku memikirkan keberhasilan usahaku tahun depan,
Kesuksesan, untung berlimpah…itu tidak langsung membuatku senang dan bahagia?.
Mengapa?….
Karena akalku menolaknya. Akalku membutuhkan suatu bukti.
Sehingga hatiku yakin.
Maka perhatikan saja.
Ketika kita berfikir buruk maka hati langsung meyakini
Sebaliknya ketika berfikir baik, hati tdk bisa langsung meyakininya
Karena dengan seketika akal mengambil alih dan menolak kemungkinan itu.
Maka demikianlah…jiwa akan sulit sekali meraih bahagia.
Jiwa akal selalu dibawa ke arah sisi buruk
Sangat sulit meraih tenang dan bahagia.
…
Jiwa hanya bisa mencapai itu ketika kembali ke alam
Kembali ke sifat alam (i) jiwa
Sehingga mampu dalam keyakinan dg sendirinya
Menerima rasa alam (i) dengan wajar
Menerima derita dengan alam (i)
Menerima suka dengan alam (i)
Baginya suka dan duka sama saja
Seperti pergiliran siang dan malam
Masing- masing memiliki keindahan
Ketika kita menyadarinya
Maka menjadi bahagia atau derita sama saja
Sama mudah dan sama sulitnya
Karena itulah sifat dunia.

Sumber: http://filsafat.kompasiana.com

Jumat, 10 Mei 2013

Tubuh, Roh & Jiwa

TUBUH, ROH DAN JIWA

Dikatakan manusia jika ia memiliki tubuh, roh dan jiwa.
Tubuh tanpa roh dan jiwa tidak beda dengan benda mati (boneka manusia).
Tubuh beserta seluruh organ bisa dilihat dan dibuktikan keberadaannya.
Roh dan jiwa, tidak berwujud, namun bisa dirasakan.

Manusia merasa hebat, karena mengandalkan tubuhnya yang hebat.
Memiliki otak yang cemerlang, mampu berbuat apa saja.
Lautan bisa ditaklukan, bumi bisa ditelan
Bahkan planet–planet dilangit akan menjadi miliknya.

Hai manusia, tahukah siapakah anda?
Tubuhmu tidak beda dengan debu dan tanah.
Jika pencipta tidak berkenan,
Jadilah anda seperti sampah buangan.

Mengapa jiwaku disiksa oleh tubuhku yang tinggi hati?
Mengapa roh-ku disia-siakan seolah-olah tidak ada?
Apa artinya hidup, jika kehilangan damai?
Jiwa tersiksa, makan tidak berselera, namun harta berlimpah.

Hai manusia tahukah anda?
Tubuhku bisa hidup karena dihembuskan napas hidup oleh Pencipta.
Napas hidup yang menjadi makhluk yang hidup (roh hidup).
Kepada siapakah manusia berharap?

Sia-sialah semuanya sia-sia, hanya menangkap angin.
Takut dan hormatlah pada Pencipta langit dan bumi.
Hanya pada-Nya kita berharap,
Jalan, kebenaran dan hidup ada pada-Nya.


Sumber: http://filsafat.kompasiana.com/

Rabu, 17 April 2013

Mutiara Hikmah :: Orang Yang Bahagia

Orang yang bahagia itu…

akan selalu menyediakan waktu untuk membaca…
karena membaca itu sumber hikmah…
akan selalu menyediakan waktu untuk tertawa…
kerana tertawa itu musiknya jiwa…
akan selalu menyediakan waktu untuk berfikir…
karena berfikir itu pokok kemajuan…
akan selalu menyediakan waktu untuk beramal…
karena beramal itu pangkal kejayaan…
akan selalu menyediakan waktu untuk bercanda…
karena bercanda itu akan membuat selalu muda…
dan akan selalu menyediakan waktu untuk beribadah…
kerana beribadah itu adalah ibu dari segala ketenangan jiwa…

Sumber :  http://kolomislami.wordpress.com

Rabu, 26 Desember 2012

Kebahagiaan Adalah Masalah Keputusan

Kebahagiaan adalah masalah keputusan.

Hari ini, aku putuskan untuk berbahagia.

Aku tak perlu menunggu apa pun, sebagai syarat kebahagiaanku.

Aku penentu kebahagiaanku sendiri.

- Mario Teguh -

Kamis, 13 Desember 2012

WOW..!! Ternyata Aku Bisa Bersedekah!!

Sebagian Uang Saku Kita, Kita pake Buat Sedekah Nggak Akan berkurang,

Bahkan Alloh berjanji, nambahin Rezeki Kita ...

Alloh Swt. Berfirman : "Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Alloh, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Alloh), maka Alloh akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Alloh menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan." (QS. Al-Baqoroh : 245)

Mau tau buktinya?, tanya ayah-ibu yang udah ngerasain!!

Sumber : Nurul Hayat

JASA TAK TERLUPAKAN

Ibu...
Kau membimbingku selama satu tahun
Kau begitu baik padaku walaupun aku suka marah-marah

Ibu...
Kau begitu ceria dan rajin dari pada guru yang lain
Ibu...
Kau yang pintar, baik, ramah, cantik, dan sopan

Ibu...
Kalau aku membuat salah tolong maafkan aku
Karena aku cuma kesal karna aku selalu diejek

Ibu...
Kalau aku lagi sedih kau menghibur aku
Kalau aku lagi kesal kau menghiburku

Ibu...
Terima kasih atas jasa-jasamu jika aku
Masih sempat bertemu dengan Ibu
Aku sangat ingin memelukmu

Sumber : carakata.blogspot.com

Selasa, 11 Desember 2012

Tafakkur >> Kerusakan Oleh Tangan Manusia

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Alloh merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (QS. Ar-Ruum : 41)

Ketika hutan terus digunduli
Ketika sungai terus tercemari
Ketika polusi terus menerus merusak udara bumi
Ketika area hijau terus berganti bangunan menjulang tinggi
Ketika panas bumi terus menaik tinggi karena tangan-tangan manusia
Ketika manusia terus serakah mengeruk semua mineral bumi
Ketika manusia tidak lagi mengindahkan ketentuan Tuhannya,
Maka manusia pasti akan menuai bencana
Seperti itulah sunatulloh berlaku untuk semua

Sumber : Nurul Hayat

Jumat, 30 November 2012

Kasih Sayang

Allah Swt. Berfirman :

Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Az-Zumar : 53)

Sumber : Nurul Hayat

Rabu, 07 November 2012

Azkiya Farahnaz Maysun

"Lelah, tersinggung, terhina, kekurangan uang, tertimpa penyakit, dan masih begitu banyak lagi masalah yang akan membuat orang menjadi goyah, tapi kalau terkelola hatinya, subhanallah, ia tetap akan punya nilai produkif. Banyak orang yang sangat sibuk memikirkan kecerdasannya, memikirkan kesehatan fisiknya, tapi sangat seddikit memikirkan kondisi hatinya. Kalaulah kita harus memilih, seharusnya kita banyak meluangkan waktu untuk memikirkan qolbu ini. Karena jika qolbu ini baik, yang lainnya pun menjadi baik, Insya Allah." (AA Gym)

Senin, 08 Oktober 2012

Nasihat Bunda

Nak, jadi perempuan kita harus pintar Agar tidak mudah terpedaya rayuan gombal para pria
Nak, kamu harus bisa bekerja, nafkahi dirimu sendiri
Supaya tidak menggantungkan hidupmu pada orang lain
Percantik dirimu, bercermin setiap hari
Bukan untuk bergenit-genit pada lelaki
Tapi supaya kamu lebih percaya diri
Dan ingat, rendah hati dan jangan jadi lupa diri, ya?
Nak, jika nanti kamu punya suami
Pastikan ia setia dan mencintaimu dengan segenap hati
Jaga cinta kalian dan penuhi hatinya dengan dirimu
Supaya tidak ada ruang untuk wanita lain mengisi kekosongannya
Nak, bunda menyayangimu
Cuma cinta yang bunda punya
Jaga dirimu baik-baik ya?
Jangan mau disakiti dan jangan pernah menyakiti
Bunda tahu kamu pintar
Bunda tahu kamu sabar
Bunda bangga bisa membesarkanmu
Dan memberi sepotong cinta yang bunda punya
***love you mother

Sumber : puisi.org

Rabu, 03 Oktober 2012

Ku Dicintai Matahari


Pagi, sapamu
Pelan-pelan kau muncul ke permukaan
Semburat jingga mulai membayang
Gradasi warna memecah kekelaman
Hangatnya sinar mulai terasa
Nyenyakkah tidurmu, tanyamu
Semangat ya
Kau akan baik-baik saja
Aku akan menemanimu
*
Siang, sapamu
Kini kau berada di atasku
Posisimu menentukan langkahmu
Sinarmu menghapuskan keraguanmu
Semangatmu menerangi hariku
Meskipun begitu, masih sempat kau bertanya
Apakah kau kepanasan?
Kan kukirim hujan, dan biarlah aku menghilang
Untuk sementara
Sampai kau menghapus peluhmu
*
Sore, sapamu
Bagaimana harimu, lelahkah?
Saatnya kau beristirahat
Ku pergi dulu
Melakukan tugas di tempat lain
Tidur ya, besok kau harus lagi
Jangan khawatir
Ku kan selalu ada untukmu
*
Pagi, siang, sore
Berurutan muncul di setiap waktu
Semua dengan sertamu
Semua dengan perhatianmu
Meskipun tak bisa bersatu
Terima kasih telah ada untukku
♥.................................................♥
Sumber : kompasiana

Senin, 01 Oktober 2012

Untaian Kata Penuh Makna

Alangkah baiknya jika engkau tetap manis
Meski hidup itu sendiri adalah pahit
Dan alangkah baiknya jika engkau rela
Walaupun manusia penuh dengan kemurkaan
Alangkah baiknya di antara aku dan engkau
tetap terjalin hubungan yang mesra
Walaupun di antara aku dengan seluruh alam telah hancur.
Jika benar-benar dari pihak engkau ada yang jujur,
maka segala urusan mudahlah dihadapi.
Sebab tiap-tiap yang ada di antara tanah itu
adalah semata-mata tanah belaka (Imam Syafi'i)

Siapa yang tidak mensyukuri nikmat Tuhan
maka berarti berusaha untuk menghilangkan nikmat itu,
dan siapa yang bersyukur atas nikmat itu
berarti telah mengikat nikmat itu dengan ikatan yang kuat kukuh (Al Hikam)

Ajaib masalah Islam ini
Sesungguhnya seluruhnya adalah kebaikan,
kebaikan, persaudaraan, saling menasihati dengan kebenaran,
saling menasihati dengan sbar
Bukankah risalahnya adalah rahmat bagi seluruh alam? (Al Lewa Al Islamy)

"Janganlah kamu melihat kepada maha besarNya Dzat yang kamu tentang" (Bilal bin Sa'ad)




Apabila melaksanakan perintah Allah SWT,
maka tanggalkanlah pandangan manusia yang tertuju kepadamu,
dan tanggalkanlah kepentingan pribadimu,
semua hendaknya engkau tujukan semata-mata kepada Allah saja.
(Abdul Qadir Jailani)

Islam memiliki dinding dan pintu yang kuat.
Dinding Islam itu ialah kebenaran dan pintunya ialah keadilan.
islam akan tetap jaya, selama penguasa-penguasa bersikap keras dan tegas,
tetapi itu dilakukan tidak berarti mesti dengan pedang dan cemeti,
melainkan dengan hak dan keadilan.
(Said bin Suwaid)

Tidak ada kebaikan bagi pembicaraan kecuali dengan amalan.
Tidak ada kebaikan bagi harta kecuali dengan
kedermawanan.
Tidak ada kebaikan bagi sahabat kecuali dengan kesetiaan.
Tidak ada kebaikan bagi shadaqah kecuali niat yang ikhlas.
Tidak ada kebaikan bagi kehidupan kecuali kesehatan dan keamanan.
(Al-Ahnaf bin Qais)

Demi engkau,
Apakah arti manusia
selain arti agamanya
karena itu, janganlah tinggalkan taqwa
karena bergantung kepada turunan !
Buktinya, Islam telah mengangkat (Sang Budak) Salman Al-Farisi
Dan menjauhkan kebangsawanan Abu Lahab Karena Syirik.
(Al Lewa Al Islami)

Lima macam obat hati yaitu:
1. Membaca Al-qur’an dan memahami artinya.
2. Mengosongkan perut jangan terlalu kenyang
3. Bangun malam untuk Shalat
4. Berendah diri kehadirat Allah tatkala dini hari
5. Sering duduk bersama orang-orang salah yang baik.
(Ahli Tasawuf)

“Putaran waktu akan memperlihatkan kepada kita
peristiwa2 yang mengejutkan dan memberikan peluang
kepada kita untuk berbuat.
Dunia akan melihat bahwa dakwah kita adalah hidayah,
kemenangan dan kedamaian yang dapat menyembuhkan ummat
dari rasa sakit yang tengah dideritanya.
Setelah itu tibalah giliran kita untuk memimpin dunia,
karena bumi tetap akan berputar
dan kejayaan itu akan kembali kepada kita.
hanya Allah-lah harapan kita satu-satunya.”
(Hasan Al Bana)

Mengingat mati membuat seseorang ragu terhadap kehidupan didunia yang fana ini,
sehingga dia selalu mengingat kehidupan akhirat yang kekal abadi.
Seseorang tidak akan terlepas dari dua hal yang bertolak belakang,
sempit dan lapang,
nikmat dan cobaan.
Apabila seseorang sedang berada dalam keadaaan sempit dan mendapat musibah,
maka beban yang dirasakannya akan terasa lebih ringan apabila ia mengingat mati.
Karena mati lebih berat dari pada musibah yang menimpanya.
Ketika seseorang mengingat mati saat mendapat nikmat dan kelapangan,
maka ia akan terhindar dari tipudaya yang ditimbulkan oleh kesenangan yang ditimbulkannya.
( Imam Al Qurthubi )

Hiduplah engkau seberapapun lamanya,
namun engkau pasti akan mati.
Cintailah siapapun yang engkau suka,
namun engkau pasti akan berpisah.
Berbuatlah semaumu,
namun engkau akan menerima balasannya.
Barangsiapa ridlo dengan rizki yang ALLAH telah berikan,
maka ia akan tenang didunia dan akhirat.
Barangsiapa dapat menundukkan nafsu syahwatnya,
maka ia menjadi orang yang mulia didunia dan di akhirat.
barangsiapa merasa cukup,
sehingga tidak mengharap pemberian orang lain,
maka dia akan selamat didunia dan diakhirat.
Barangsiapa dapat memelihara lisannya,
maka dia akan selamat didunia dan diakhirat.
( Imam Nawawi al Bantani )

Sumber: http://tiyagusmayanti.blogspot.com

 




 






Minggu, 30 September 2012

Filsafat :: Inilah Jalan

Sebenarnya, aku yakin, Tuhan itu hanya bermaksud membimbing manusia, untuk mencapai derajat tertingginya. Insan Kamil. Maha Manusia. Enlighten Man. Buddha. Awaken. Satori. Moksa. Takwa. Yang dalam isyarat sederhananya: manusia bahagia. Penuh cinta, dan bahagia.

Salah satu caranya, diantara sekian banyak tak terhitung cara, ya dengan mengatakan; kenali, Akulah Tuhanmu. Dan hanya Aku. Lakukan ini dan itu dan ini dan itu. Inilah jalan yang Benar. Inilah Kebenaran. Inilah Jalan.

Tapi ada begitu banyak bangsa. Ada begitu panjang jaman. Sehingga; jadilah ada begitu banyak Nabi, Utusan Tuhan, yang menyampaikan Kabar Gembira itu. Yang mengajarkan Jalan itu. Tentu saja; dengan bahasa yang berbeda. Dengan istilah yang berbeda. Dengan metoda yang berbeda.

Lalu, kita saat ini; bukannya gembira dengan kekayaaan sumber-sumber itu, dengan beraneka pilihan Jalan itu, lalu mendengarkan, mempelajari dan mempraktekkan ajaran itu, untuk melihat kecocokannya dengan diri sendiri, dan melihat hasilnya, kita justru sibuk untuk mengkritiki Jalan yang berbeda-beda itu, dengan tujuan untuk memberinya label, ini Benar, ini Salah. Ini dari Tuhan, dan ini Sesat.

Lebih gawatnya lagi; kita lalu begitu sibuk mendorong-dorong orang lain untuk mengikuti pilihan kita, dan melarang-larang orang lain mengikuti pilihannya sendiri.

Kenapa sih kok pake acara ngotot ngurusin orang lain? O, itu karena cinta saya pada mereka. Saya ingin menolong mereka; supaya mereka tidak terjerumus ke jalan sesat.

Hehehe. Cinta? Coba deh rasakan di ulu hati engkau ketika engkau ngotot itu; benarkah ada cinta disitu? Sepengetahuan saya nih; di dalam ke-ngotot-an macam itu, tidak ada cinta sih.

Atau coba deh bayangkan; bagaimana jika engkau yang dipaksa oleh orang lain untuk meninggalkan Jalan pilihan engkau? Adakah engkau bisa mengatakan kalau mereka yang memaksa engkau itu, mereka lakukan karena cinta akan engkau? Adakah engkau bisa bahagia menerima paksaan itu?

Kalau ini sulit dibayangkan; ingat-ingat saja deh ketika engkau mencintai seseorang, dan orang tua engkau melarangnya. Apakah engkau bahagia-bahagia saja?

Kayaknya nggak deh. :)

Sumber:  http://filsafat.kompasiana.com

Sabtu, 22 September 2012

Mutiara Al-Quran :: Wahai Manusia!!!



Abdullah Saleh Hadrami

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: "Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang sebelummu, agar kamu bertakwa.
Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui (bahwa Allah tidak ada sekutu bagiNya)."
(Surat 2 Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 21-22)

Kandungan Ayat:

- Ayat ini adalah seruan untuk seluruh manusia tanpa pandang agama, suku, ras, warna kulit dan bangsa.
- Perintah untuk beribadah hanya kepada Allah, Tuhan (Rabb) kita yang Maha Esa.
- Beribadah adalah mengerjakan perintah Allah dan menjauhi laranganNya.
- Allah telah menciptakan kita dan orang-orang sebelum kita.
- Tujuan dari penciptan ini adalah agar kita bertakwa kepadaNya.
- Nikmat Allah kepada kita sangatlah banyak.
- Allah menjadikan bumi sebagai hamparan untuk peristirahatan kita dan bercocok tanam serta manfaat lainnya.
- Dan Dia menjadikan langit sebagai atap yang terdapat padanya manfaat-manfaat yang sangat kita butuhkan, seperti: Matahari, Bulan dan Bintang-bintang.
- Langit artinya adalah segala yang diatas kita.
- Allah yang telah menurunkan air hujan dari langit (awan).
- Lalu Dia menumbuhkan dengan air hujan itu tumbuh-tumbuhan, tanam-tanaman, buah-buahan dan lainnya.
- Semua itu adalah rizki dari Allah untuk kita agar memanfaatkannya dan mensyukurinya.
- Allah adalah pencipta, pemberi rizki dan pengatur seluruh alam ini.
- Allah tidak ridha apabila kita menyekutukanNya dengan yang lain.
- Kita semua mengetahui bahwa Allah tidak ada sekutu bagiNya.

Sumber:  http://www.kajianislam.net

Mutiara Al-Quran :: Balasan Setimpal Perbuatan


Abdullah Saleh Hadrami

Allah Ta?ala berfirman: ?Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemuiNya.?
(Surat 84 Al-Insyiqaaq (Terbelah) Ayat 6)

Kandungan Ayat:

- Ayat ini adalah seruan untuk seluruh manusia tanpa pandang agama, suku, ras, warna kulit dan bangsa.
- Semua manusia bekerja, berusaha dan beramal.
- Ada yang berbuat kebajikan dan ada pula yang berbuat keburukan.
- Semuanya pasti bertemu Allah pada hari kiamat untuk mendapatkan balasan yang setimpal dengan amal perbuatannya.
- Allah memberikan karunia yang banyak kepada orang-orang yang berbahagia dan beruntung, yaitu orang-orang yang beramal saleh karena Allah dan mengikuti sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sallam.
- Mereka kelak menerima catatan amal mereka dengan tangan kanan dan mereka adalah penghuni surga yang penuh dengan kenikmatan.
- Allah Maha Adil terhadap orang-orang yang menyimpang dari jalan yang lurus dengan memberikan balasan setimpal.
- Mereka kelak menerima catatan amal mereka dengan tangan kiri dari belakang punggung dan mereka adalah penghuni neraka dengan segala siksaannya.
- Kita harus mempersiapkan diri kita untuk menghadapi hari itu dengan iman dan amal saleh sebelum terlambat, sesal dahulu pendapatan sesal kemudian tiada guna.

Sumber:  http://www.kajianislam.net

Untai Hikmah

Orang-orang yang arif hatinya berada di Samudra luas dan bergantung sepehuhnya pada Dzat Yang Dermawan. Kala mengingat anugerah, HATINYA TENGGELAM. Kala mengingat ampunan, artinya berdebaran. Kala mengingat mati, artinya bercahaya. Kala mengingat cela, HATINYA GEMETAR. Kala mengingat perhatian dan pemeliharaan Tuhan, HATINYA BAHAGIA. Kala mengingat kenikmatan dalam ibadah, hatinya gembira. Kala mengingat-Nya, hatinya berharap-harap cemas. Berkat keagungan kasih sayang Tuhan, ia DIJAGA, DIPELIHARA DAN DILINDUNGI. (Al-Hakim Al-Tirmidzi)
-----------------------------------------------------------------------------
Al-Hakim Al-Tirmidzi nama lengkapnya Abu Abdullah Ibn Muhammad Ibn Hasan Ibn Bisyr. Lahir pada awal abad ke 3 Hijriyah dan wafat pada tahun 320 Hijriyah. Beliau dikenal sebagai ahli hadist yang zuhud, sufi ternama, dan pengarang berbagai karya-karya besar.

Sumber : Nurul Hayat

Rabu, 19 September 2012

Untai Hikmah :: KEMULIAAN RENDAH HATI

"Jika engkau ingin mencapai kemuliaan, jadikan kerendahan hati sebagai jalanmu. Lihatlah.... ketika embun turun ke atas bumi, sang mentari akan mengangkatnya tinggi ke atas langit" (SHEIKH MUSLIHUDDIN SA'DI)

Sumber : Nurul Hayat

Selasa, 18 September 2012

Untai Hikmah



"Janganlah kalian tertipu dengan banyaknya amal ibadah yang telah kalian lakukan, karena sesungguhnya kalian tidak mengetahui apakah Allah menerima amalan kalian atau tidak. Dan jangan pula kalian merasa aman dari bahaya dosa-dosa yang kalian lakukan, karena sesungguhnya kalian tidak mengetahui apakah Allah mengampuni dosa-dosa kalian tersebut atau tidak." (HASAN AL BASHRI)
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Imam Hasan Al Bashri adalah salah seorang ulama terkemuka dari kalangan tabi'in yang banyak berguru kepada para sahabat Rasulullah SAW. Beliau lahir di Madinah, tahun 642 M dari ayah bernama Yasar, bekas budak Zaid bin Tsabit dan ibu bernama Khoiroh, bekas budak Ummu Salamah (salah satu istri Rasulullah SAW). Al Hasan mereguk ilmu dari rumah-rumah ummahatul mu'minin serta menimba ilmu bersama para sahabat Nabi yang berada di masjid Nabawi. Pada usia 14 tahun, Al Hasan pindah dan menetap di Basrah, Iraq. Dari sinilah Al Hasan mulai dikenal dengan sebutan Hasan Al-Basri. Di Basrah, beliau banyak tinggal di masjid mengikuti halaqohnya Ibu Abbas. Ketekunannya mengejar dan menggali ilmu menjadikan Hasan Al-Basri sangat 'alim dalam berbagai ilmu. Pada dalam Jum'at, di awal Rajab tahun 110 H, Hasan Al-Basri memenuhi panggilan Robb-nya. Beliau wafat dalam usia 80 tahun. Penduduk Basrah merasa kehilangan sehingga hampir seluruhnya mengantarkan jenazah Hasan Al Bashri ke pemakaman.

Sumber : Nurul Hayat

Hidup adalah PILIHAN dan perjuangan


Hidup adalah PILIHAN dan perjuangan

Pilihan untuk terus memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik

Perjuangan untuk menjadi pemenang atau tergilas kalah oleh waktu

Namun di atas segalanya itu, ada Tuhan yang selalu mengawasi

Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan nafas kehidupan padanya serta MEMBUAT orang kecil menjadi pemimpin.

Sumber: naylacorp.com