Assalamua’alaikum, Salam HEBAT!
Hai……sahabat Hebat!! Apa kabar Anda disana? Pastikan Selalu Amazing Ya..
oh ya, pernahkah kalian menunggu? Gimana rasanya? Ga sabar, lelah,
bosen, sebel? Bahkan sampai ada ungkapan menunggu adalah pekerjaan yang
membosankan..Ya iyalah dok, seperti sekarang ini kelamaan nunggu kisah
inspiratif yang mo di share kan ga muncul-muncul…
Eits…, sabar… sabar donk sahabat Hebat semuanya…
Ngomong-ngomong soal kesabaran, ada kisah menarik yang ingin saya share kali ini, yuk cekidot…
Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang baca koran
” Ayah, ayah” kata sang anak…
“Ada apa?” tanya sang ayah…..
“Aku lelah, sangat lelah … Aku lelah karena aku belajar mati-matian
untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan
menyontek… Aku mau menyontek saja! Aku lelah. Sangat lelah…
Aku lelah karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah,
sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! …Aku
lelah, sangat lelah …
Aku lelah karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung…aku ingin jajan terus! …
Aku lelah, sangat lelah karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak
menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati…
Aku lelah, sangat lelah karena aku harus menjaga sikapku untuk
menghormati teman teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap
kepada ku…
Aku lelah ayah, aku lelah menahan diri…aku ingin seperti
mereka…mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah !
..” sang anak mulai menangis…
Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil
berkata ”Anakku, ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu
kepadamu”,
Lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah
jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang…
Lalu sang anak pun mulai mengeluh ”Ayah, kita mau kemana?? Aku tidak
suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk
duri. Badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah karena banyak
ilalang menghalangi jalan… aku benci jalan ini ayah” … Sang ayah hanya
diam.
Sampai akhirnya mereka sampai disuatu tempat. Tempat seperti apa yang
sedang anda pikirkan? Hemm.. Mereka tiba di sebuah telaga yang sangat
indah, airnya sangat segar. Ada banyak kupu-kupu, bunga-bunga yang
cantik, dan pepohonan yang rindang… sungguh pemandangan yang menajubkan!
“Waaaah…ayah..! tempat apa ini ayah? Aku suka sekali! Aku suka tempat
ini!” Sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang
rindang beralaskan rerumputan hijau.
“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping ayahnya.
”Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? Padahal tempat ini begitu indah…?”
”Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?” sahut sang anak”.
”Itu karena orang-orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi,
padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar
dalam menyusuri jalan itu”
”Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam
bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam
setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi…
bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar
saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau
pun harus sabar saat dikelilingi serangga… dan akhirnya semuanya
terbayar kan? ada telaga yang sangaat indah.. seandainya kau tidak
sabar, apa yang kau dapat? Kau tidak akan mendapat apa-apa anakku, oleh
karena itu bersabarlah anakku”
”Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar ”
”Aku tahu, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau
tetap kuat … begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada
di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi… ingatlah
anakku… ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh,
suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri… maka jangan pernah kau
gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu sendiri… seorang
pemuda yang kuat, yang tetap tabah dan sabar karena ia tahu ada Tuhan di
sampingnya… maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri
kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang… maka kau
tau akhirnya kan?”
”Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah, lebih indah dari
telaga ini … Sekarang aku mengerti … terima kasih ayah, aku akan tegar
saat yang lain terlempar ”
Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.
Sahabat, Hanya sedikit masalah dalam hidup yang tidak mungkin
dipecahkan, dan sedikit rintangan yang sulit bagi orang yang memiliki
motivasi dan tekad dengan rencana yang matang untuk sukses dan
menghadapi tantangan yang selalu berubah. Dan selalu ada kesempatan
untuk menang bagi orang-orang yang tidak berhenti berjuang.ketika dalam
perjalanan menggapai impian banyak hal dan rintangan,
bersabarlah….Yakinlah… karena Allah sudah menyediakan sesuatu yang indah
untuk kita. Be AMAZING, SEMANGAAT..
Sumber: http://www.akuhebat.com
Tampilkan postingan dengan label Azkiya Farahnaz Maysun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Azkiya Farahnaz Maysun. Tampilkan semua postingan
Jumat, 18 Oktober 2013
Senin, 13 Mei 2013
Aku Ingin Menderita Maka Mudah Sekali, Sebaliknya Ingin Bahagia Kok Sulit?
Pernahkah berfikir mencoba derita?
Coba lakukan. Sangat mudah sederhana.. Cubit kulitmu..
Dekatkan diri ke api… Pikirkan hal yg sedih…
Bayangkan hal buruk yg akan terjadi
Rasakan semua kemungkinan buruk….
Maka dalam sedetik kau akan merasakan sesak nafas
Merasakan kekhawatiran…merasakan ketakutan…
Merasakan keyakinan…bahkan telah menjadi realitas bagi tubuh
Kau meyakini bahwa itulah yg akan terjadi nanti
Dan rasa yg akan terjadi ketika hal itu terjadi nanti
Sudah mampu dirasakan saat ini
Saat khawatir nanti akan bangkrut…. Rasa takutnya sudah menerkam jiwa di saat ini
…..
…..
Tapi sebaliknya mengapa bahagia senang dan suka itu demikian sulit bagi jiwa….?.
Karena sang aku tidak meyakininya, karena aku menolaknya, aku mengingkarinya.
Aku membutuhkan bukti yg lebih…aku membutuhkan sebuah keyakinan yg diterima akalku
Kalau aku memikirkan keberhasilan usahaku tahun depan,
Kesuksesan, untung berlimpah…itu tidak langsung membuatku senang dan bahagia?.
Mengapa?….
Karena akalku menolaknya. Akalku membutuhkan suatu bukti.
Sehingga hatiku yakin.
Maka perhatikan saja.
Ketika kita berfikir buruk maka hati langsung meyakini
Sebaliknya ketika berfikir baik, hati tdk bisa langsung meyakininya
Karena dengan seketika akal mengambil alih dan menolak kemungkinan itu.
Maka demikianlah…jiwa akan sulit sekali meraih bahagia.
Jiwa akal selalu dibawa ke arah sisi buruk
Sangat sulit meraih tenang dan bahagia.
…
Jiwa hanya bisa mencapai itu ketika kembali ke alam
Kembali ke sifat alam (i) jiwa
Sehingga mampu dalam keyakinan dg sendirinya
Menerima rasa alam (i) dengan wajar
Menerima derita dengan alam (i)
Menerima suka dengan alam (i)
Baginya suka dan duka sama saja
Seperti pergiliran siang dan malam
Masing- masing memiliki keindahan
Ketika kita menyadarinya
Maka menjadi bahagia atau derita sama saja
Sama mudah dan sama sulitnya
Karena itulah sifat dunia.
Sumber: http://filsafat.kompasiana.com
Coba lakukan. Sangat mudah sederhana.. Cubit kulitmu..
Dekatkan diri ke api… Pikirkan hal yg sedih…
Bayangkan hal buruk yg akan terjadi
Rasakan semua kemungkinan buruk….
Maka dalam sedetik kau akan merasakan sesak nafas
Merasakan kekhawatiran…merasakan ketakutan…
Merasakan keyakinan…bahkan telah menjadi realitas bagi tubuh
Kau meyakini bahwa itulah yg akan terjadi nanti
Dan rasa yg akan terjadi ketika hal itu terjadi nanti
Sudah mampu dirasakan saat ini
Saat khawatir nanti akan bangkrut…. Rasa takutnya sudah menerkam jiwa di saat ini
…..
…..
Tapi sebaliknya mengapa bahagia senang dan suka itu demikian sulit bagi jiwa….?.
Karena sang aku tidak meyakininya, karena aku menolaknya, aku mengingkarinya.
Aku membutuhkan bukti yg lebih…aku membutuhkan sebuah keyakinan yg diterima akalku
Kalau aku memikirkan keberhasilan usahaku tahun depan,
Kesuksesan, untung berlimpah…itu tidak langsung membuatku senang dan bahagia?.
Mengapa?….
Karena akalku menolaknya. Akalku membutuhkan suatu bukti.
Sehingga hatiku yakin.
Maka perhatikan saja.
Ketika kita berfikir buruk maka hati langsung meyakini
Sebaliknya ketika berfikir baik, hati tdk bisa langsung meyakininya
Karena dengan seketika akal mengambil alih dan menolak kemungkinan itu.
Maka demikianlah…jiwa akan sulit sekali meraih bahagia.
Jiwa akal selalu dibawa ke arah sisi buruk
Sangat sulit meraih tenang dan bahagia.
…
Jiwa hanya bisa mencapai itu ketika kembali ke alam
Kembali ke sifat alam (i) jiwa
Sehingga mampu dalam keyakinan dg sendirinya
Menerima rasa alam (i) dengan wajar
Menerima derita dengan alam (i)
Menerima suka dengan alam (i)
Baginya suka dan duka sama saja
Seperti pergiliran siang dan malam
Masing- masing memiliki keindahan
Ketika kita menyadarinya
Maka menjadi bahagia atau derita sama saja
Sama mudah dan sama sulitnya
Karena itulah sifat dunia.
Sumber: http://filsafat.kompasiana.com
Jumat, 10 Mei 2013
Tubuh, Roh & Jiwa
TUBUH, ROH DAN JIWA
Dikatakan manusia jika ia memiliki tubuh, roh dan jiwa.
Tubuh tanpa roh dan jiwa tidak beda dengan benda mati (boneka manusia).
Tubuh beserta seluruh organ bisa dilihat dan dibuktikan keberadaannya.
Roh dan jiwa, tidak berwujud, namun bisa dirasakan.
Manusia merasa hebat, karena mengandalkan tubuhnya yang hebat.
Memiliki otak yang cemerlang, mampu berbuat apa saja.
Lautan bisa ditaklukan, bumi bisa ditelan
Bahkan planet–planet dilangit akan menjadi miliknya.
Hai manusia, tahukah siapakah anda?
Tubuhmu tidak beda dengan debu dan tanah.
Jika pencipta tidak berkenan,
Jadilah anda seperti sampah buangan.
Mengapa jiwaku disiksa oleh tubuhku yang tinggi hati?
Mengapa roh-ku disia-siakan seolah-olah tidak ada?
Apa artinya hidup, jika kehilangan damai?
Jiwa tersiksa, makan tidak berselera, namun harta berlimpah.
Hai manusia tahukah anda?
Tubuhku bisa hidup karena dihembuskan napas hidup oleh Pencipta.
Napas hidup yang menjadi makhluk yang hidup (roh hidup).
Kepada siapakah manusia berharap?
Sia-sialah semuanya sia-sia, hanya menangkap angin.
Takut dan hormatlah pada Pencipta langit dan bumi.
Hanya pada-Nya kita berharap,
Jalan, kebenaran dan hidup ada pada-Nya.
Sumber: http://filsafat.kompasiana.com/
Dikatakan manusia jika ia memiliki tubuh, roh dan jiwa.
Tubuh tanpa roh dan jiwa tidak beda dengan benda mati (boneka manusia).
Tubuh beserta seluruh organ bisa dilihat dan dibuktikan keberadaannya.
Roh dan jiwa, tidak berwujud, namun bisa dirasakan.
Manusia merasa hebat, karena mengandalkan tubuhnya yang hebat.
Memiliki otak yang cemerlang, mampu berbuat apa saja.
Lautan bisa ditaklukan, bumi bisa ditelan
Bahkan planet–planet dilangit akan menjadi miliknya.
Hai manusia, tahukah siapakah anda?
Tubuhmu tidak beda dengan debu dan tanah.
Jika pencipta tidak berkenan,
Jadilah anda seperti sampah buangan.
Mengapa jiwaku disiksa oleh tubuhku yang tinggi hati?
Mengapa roh-ku disia-siakan seolah-olah tidak ada?
Apa artinya hidup, jika kehilangan damai?
Jiwa tersiksa, makan tidak berselera, namun harta berlimpah.
Hai manusia tahukah anda?
Tubuhku bisa hidup karena dihembuskan napas hidup oleh Pencipta.
Napas hidup yang menjadi makhluk yang hidup (roh hidup).
Kepada siapakah manusia berharap?
Sia-sialah semuanya sia-sia, hanya menangkap angin.
Takut dan hormatlah pada Pencipta langit dan bumi.
Hanya pada-Nya kita berharap,
Jalan, kebenaran dan hidup ada pada-Nya.
Sumber: http://filsafat.kompasiana.com/
Rabu, 17 April 2013
Mutiara Hikmah :: Orang Yang Bahagia
Orang yang bahagia itu…
akan selalu menyediakan waktu untuk membaca…
karena membaca itu sumber hikmah…
akan selalu menyediakan waktu untuk tertawa…
kerana tertawa itu musiknya jiwa…
akan selalu menyediakan waktu untuk berfikir…
karena berfikir itu pokok kemajuan…
akan selalu menyediakan waktu untuk beramal…
karena beramal itu pangkal kejayaan…
akan selalu menyediakan waktu untuk bercanda…
karena bercanda itu akan membuat selalu muda…
dan akan selalu menyediakan waktu untuk beribadah…
kerana beribadah itu adalah ibu dari segala ketenangan jiwa…
Sumber : http://kolomislami.wordpress.com
akan selalu menyediakan waktu untuk membaca…
karena membaca itu sumber hikmah…
akan selalu menyediakan waktu untuk tertawa…
kerana tertawa itu musiknya jiwa…
akan selalu menyediakan waktu untuk berfikir…
karena berfikir itu pokok kemajuan…
akan selalu menyediakan waktu untuk beramal…
karena beramal itu pangkal kejayaan…
akan selalu menyediakan waktu untuk bercanda…
karena bercanda itu akan membuat selalu muda…
dan akan selalu menyediakan waktu untuk beribadah…
kerana beribadah itu adalah ibu dari segala ketenangan jiwa…
Sumber : http://kolomislami.wordpress.com
Rabu, 26 Desember 2012
Kebahagiaan Adalah Masalah Keputusan
Kebahagiaan adalah masalah keputusan.
Hari ini, aku putuskan untuk berbahagia.
Aku tak perlu menunggu apa pun, sebagai syarat kebahagiaanku.
Aku penentu kebahagiaanku sendiri.
- Mario Teguh -
Hari ini, aku putuskan untuk berbahagia.
Aku tak perlu menunggu apa pun, sebagai syarat kebahagiaanku.
Aku penentu kebahagiaanku sendiri.
- Mario Teguh -
Kamis, 13 Desember 2012
WOW..!! Ternyata Aku Bisa Bersedekah!!
Sebagian Uang Saku Kita, Kita pake Buat Sedekah Nggak Akan berkurang,
Bahkan Alloh berjanji, nambahin Rezeki Kita ...
Alloh Swt. Berfirman : "Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Alloh, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Alloh), maka Alloh akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Alloh menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan." (QS. Al-Baqoroh : 245)
Mau tau buktinya?, tanya ayah-ibu yang udah ngerasain!!
Sumber : Nurul Hayat
Bahkan Alloh berjanji, nambahin Rezeki Kita ...
Alloh Swt. Berfirman : "Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Alloh, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Alloh), maka Alloh akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Alloh menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan." (QS. Al-Baqoroh : 245)
Mau tau buktinya?, tanya ayah-ibu yang udah ngerasain!!
Sumber : Nurul Hayat
JASA TAK TERLUPAKAN
Ibu...
Kau membimbingku selama satu tahun
Kau begitu baik padaku walaupun aku suka marah-marah
Ibu...
Kau begitu ceria dan rajin dari pada guru yang lain
Ibu...
Kau yang pintar, baik, ramah, cantik, dan sopan
Ibu...
Kalau aku membuat salah tolong maafkan aku
Karena aku cuma kesal karna aku selalu diejek
Ibu...
Kalau aku lagi sedih kau menghibur aku
Kalau aku lagi kesal kau menghiburku
Ibu...
Terima kasih atas jasa-jasamu jika aku
Masih sempat bertemu dengan Ibu
Aku sangat ingin memelukmu
Sumber : carakata.blogspot.com
Kau membimbingku selama satu tahun
Kau begitu baik padaku walaupun aku suka marah-marah
Ibu...
Kau begitu ceria dan rajin dari pada guru yang lain
Ibu...
Kau yang pintar, baik, ramah, cantik, dan sopan
Ibu...
Kalau aku membuat salah tolong maafkan aku
Karena aku cuma kesal karna aku selalu diejek
Ibu...
Kalau aku lagi sedih kau menghibur aku
Kalau aku lagi kesal kau menghiburku
Ibu...
Terima kasih atas jasa-jasamu jika aku
Masih sempat bertemu dengan Ibu
Aku sangat ingin memelukmu
Sumber : carakata.blogspot.com
Selasa, 11 Desember 2012
Tafakkur >> Kerusakan Oleh Tangan Manusia
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Alloh merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (QS. Ar-Ruum : 41)
Ketika hutan terus digunduli
Ketika sungai terus tercemari
Ketika polusi terus menerus merusak udara bumi
Ketika area hijau terus berganti bangunan menjulang tinggi
Ketika panas bumi terus menaik tinggi karena tangan-tangan manusia
Ketika manusia terus serakah mengeruk semua mineral bumi
Ketika manusia tidak lagi mengindahkan ketentuan Tuhannya,
Maka manusia pasti akan menuai bencana
Seperti itulah sunatulloh berlaku untuk semua
Sumber : Nurul Hayat
Ketika hutan terus digunduli
Ketika sungai terus tercemari
Ketika polusi terus menerus merusak udara bumi
Ketika area hijau terus berganti bangunan menjulang tinggi
Ketika panas bumi terus menaik tinggi karena tangan-tangan manusia
Ketika manusia terus serakah mengeruk semua mineral bumi
Ketika manusia tidak lagi mengindahkan ketentuan Tuhannya,
Maka manusia pasti akan menuai bencana
Seperti itulah sunatulloh berlaku untuk semua
Sumber : Nurul Hayat
Jumat, 30 November 2012
Kasih Sayang
Allah Swt. Berfirman :
Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Az-Zumar : 53)
Sumber : Nurul Hayat
Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Az-Zumar : 53)
Sumber : Nurul Hayat
Rabu, 07 November 2012
Azkiya Farahnaz Maysun
"Lelah, tersinggung, terhina, kekurangan uang, tertimpa penyakit, dan masih begitu banyak lagi masalah yang akan membuat orang menjadi goyah, tapi kalau terkelola hatinya, subhanallah, ia tetap akan punya nilai produkif. Banyak orang yang sangat sibuk memikirkan kecerdasannya, memikirkan kesehatan fisiknya, tapi sangat seddikit memikirkan kondisi hatinya. Kalaulah kita harus memilih, seharusnya kita banyak meluangkan waktu untuk memikirkan qolbu ini. Karena jika qolbu ini baik, yang lainnya pun menjadi baik, Insya Allah." (AA Gym)
Senin, 08 Oktober 2012
Nasihat Bunda
Nak, kamu harus bisa bekerja, nafkahi dirimu sendiri
Supaya tidak menggantungkan hidupmu pada orang lain
Percantik dirimu, bercermin setiap hari
Bukan untuk bergenit-genit pada lelaki
Tapi supaya kamu lebih percaya diri
Dan ingat, rendah hati dan jangan jadi lupa diri, ya?
Nak, jika nanti kamu punya suami
Pastikan ia setia dan mencintaimu dengan segenap hati
Jaga cinta kalian dan penuhi hatinya dengan dirimu
Supaya tidak ada ruang untuk wanita lain mengisi kekosongannya
Nak, bunda menyayangimu
Cuma cinta yang bunda punya
Jaga dirimu baik-baik ya?
Jangan mau disakiti dan jangan pernah menyakiti
Bunda tahu kamu pintar
Bunda tahu kamu sabar
Bunda bangga bisa membesarkanmu
Dan memberi sepotong cinta yang bunda punya
***love you mother
Sumber : puisi.org
Rabu, 03 Oktober 2012
Ku Dicintai Matahari
| Pagi, sapamu Pelan-pelan kau muncul ke permukaan Semburat jingga mulai membayang Gradasi warna memecah kekelaman Hangatnya sinar mulai terasa Nyenyakkah tidurmu, tanyamu Semangat ya Kau akan baik-baik saja Aku akan menemanimu * Siang, sapamu Kini kau berada di atasku Posisimu menentukan langkahmu Sinarmu menghapuskan keraguanmu Semangatmu menerangi hariku Meskipun begitu, masih sempat kau bertanya Apakah kau kepanasan? Kan kukirim hujan, dan biarlah aku menghilang Untuk sementara Sampai kau menghapus peluhmu * Sore, sapamu Bagaimana harimu, lelahkah? Saatnya kau beristirahat Ku pergi dulu Melakukan tugas di tempat lain Tidur ya, besok kau harus lagi Jangan khawatir Ku kan selalu ada untukmu * Pagi, siang, sore Berurutan muncul di setiap waktu Semua dengan sertamu Semua dengan perhatianmu Meskipun tak bisa bersatu Terima kasih telah ada untukku ♥.................................................♥ Sumber : kompasiana |
Senin, 01 Oktober 2012
Untaian Kata Penuh Makna
Alangkah baiknya jika engkau tetap manis
Meski hidup itu sendiri adalah pahit
Dan alangkah baiknya jika engkau rela
Walaupun manusia penuh dengan kemurkaan
Alangkah baiknya di antara aku dan engkau
tetap terjalin hubungan yang mesra
Walaupun di antara aku dengan seluruh alam telah hancur.
Jika benar-benar dari pihak engkau ada yang jujur,
maka segala urusan mudahlah dihadapi.
Sebab tiap-tiap yang ada di antara tanah itu
adalah semata-mata tanah belaka (Imam Syafi'i)
Siapa yang tidak mensyukuri nikmat Tuhan
maka berarti berusaha untuk menghilangkan nikmat itu,
dan siapa yang bersyukur atas nikmat itu
berarti telah mengikat nikmat itu dengan ikatan yang kuat kukuh (Al Hikam)
Ajaib masalah Islam ini
Sesungguhnya seluruhnya adalah kebaikan,
kebaikan, persaudaraan, saling menasihati dengan kebenaran,
saling menasihati dengan sbar
Bukankah risalahnya adalah rahmat bagi seluruh alam? (Al Lewa Al Islamy)
"Janganlah kamu melihat kepada maha besarNya Dzat yang kamu tentang" (Bilal bin Sa'ad)
Meski hidup itu sendiri adalah pahit
Dan alangkah baiknya jika engkau rela
Walaupun manusia penuh dengan kemurkaan
Alangkah baiknya di antara aku dan engkau
tetap terjalin hubungan yang mesra
Walaupun di antara aku dengan seluruh alam telah hancur.
Jika benar-benar dari pihak engkau ada yang jujur,
maka segala urusan mudahlah dihadapi.
Sebab tiap-tiap yang ada di antara tanah itu
adalah semata-mata tanah belaka (Imam Syafi'i)
Siapa yang tidak mensyukuri nikmat Tuhan
maka berarti berusaha untuk menghilangkan nikmat itu,
dan siapa yang bersyukur atas nikmat itu
berarti telah mengikat nikmat itu dengan ikatan yang kuat kukuh (Al Hikam)
Ajaib masalah Islam ini
Sesungguhnya seluruhnya adalah kebaikan,
kebaikan, persaudaraan, saling menasihati dengan kebenaran,
saling menasihati dengan sbar
Bukankah risalahnya adalah rahmat bagi seluruh alam? (Al Lewa Al Islamy)
"Janganlah kamu melihat kepada maha besarNya Dzat yang kamu tentang" (Bilal bin Sa'ad)
Apabila melaksanakan perintah Allah
SWT,
maka tanggalkanlah pandangan manusia
yang tertuju kepadamu,
dan tanggalkanlah kepentingan
pribadimu,
semua hendaknya engkau tujukan
semata-mata kepada Allah saja.
(Abdul Qadir Jailani)
Islam memiliki dinding dan pintu yang
kuat.
Dinding Islam itu ialah kebenaran dan
pintunya ialah keadilan.
islam akan tetap jaya, selama
penguasa-penguasa bersikap keras dan tegas,
tetapi itu dilakukan tidak berarti
mesti dengan pedang dan cemeti,
melainkan dengan hak dan keadilan.
(Said bin Suwaid)
Tidak ada kebaikan bagi pembicaraan
kecuali dengan amalan.
Tidak ada kebaikan bagi harta kecuali
dengan
kedermawanan.
Tidak ada kebaikan bagi sahabat kecuali
dengan kesetiaan.
Tidak ada kebaikan bagi shadaqah kecuali
niat yang ikhlas.
Tidak ada kebaikan bagi kehidupan
kecuali kesehatan dan keamanan.
(Al-Ahnaf bin Qais)
Demi engkau,
Apakah arti manusia
selain arti agamanya
karena itu, janganlah tinggalkan taqwa
karena bergantung kepada turunan !
Buktinya, Islam telah mengangkat (Sang
Budak) Salman Al-Farisi
Dan menjauhkan kebangsawanan Abu Lahab
Karena Syirik.
(Al Lewa Al Islami)
Lima macam obat hati yaitu:
1. Membaca Al-qur’an dan memahami
artinya.
2. Mengosongkan perut jangan terlalu
kenyang
3. Bangun malam untuk Shalat
4. Berendah diri kehadirat Allah
tatkala dini hari
5. Sering duduk bersama orang-orang
salah yang baik.
(Ahli Tasawuf)
“Putaran waktu akan memperlihatkan
kepada kita
peristiwa2 yang mengejutkan dan
memberikan peluang
kepada kita untuk berbuat.
Dunia akan melihat bahwa dakwah kita
adalah hidayah,
kemenangan dan kedamaian yang dapat
menyembuhkan ummat
dari rasa sakit yang tengah
dideritanya.
Setelah itu tibalah giliran kita untuk
memimpin dunia,
karena bumi tetap akan berputar
dan kejayaan itu akan kembali kepada
kita.
hanya Allah-lah harapan kita
satu-satunya.”
(Hasan Al Bana)
Mengingat mati
membuat seseorang ragu terhadap kehidupan didunia yang fana ini,
sehingga dia
selalu mengingat kehidupan akhirat yang kekal abadi.
Seseorang tidak
akan terlepas dari dua hal yang bertolak belakang,
sempit dan
lapang,
nikmat dan
cobaan.
Apabila seseorang
sedang berada dalam keadaaan sempit dan mendapat musibah,
maka beban yang
dirasakannya akan terasa lebih ringan apabila ia mengingat mati.
Karena mati lebih
berat dari pada musibah yang menimpanya.
Ketika seseorang
mengingat mati saat mendapat nikmat dan kelapangan,
maka ia akan
terhindar dari tipudaya yang ditimbulkan oleh kesenangan yang ditimbulkannya.
( Imam Al
Qurthubi )
Hiduplah engkau
seberapapun lamanya,
namun engkau
pasti akan mati.
Cintailah
siapapun yang engkau suka,
namun engkau
pasti akan berpisah.
Berbuatlah
semaumu,
namun engkau
akan menerima balasannya.
Barangsiapa
ridlo dengan rizki yang ALLAH telah berikan,
maka ia akan
tenang didunia dan akhirat.
Barangsiapa
dapat menundukkan nafsu syahwatnya,
maka ia menjadi
orang yang mulia didunia dan di akhirat.
barangsiapa
merasa cukup,
sehingga tidak
mengharap pemberian orang lain,
maka dia akan
selamat didunia dan diakhirat.
Barangsiapa
dapat memelihara lisannya,
maka dia akan
selamat didunia dan diakhirat.
( Imam Nawawi al
Bantani )
Sumber: http://tiyagusmayanti.blogspot.com
Minggu, 30 September 2012
Filsafat :: Inilah Jalan
Salah satu caranya,
diantara sekian banyak tak terhitung cara, ya dengan mengatakan; kenali,
Akulah Tuhanmu. Dan hanya Aku. Lakukan ini dan itu dan ini dan itu.
Inilah jalan yang Benar. Inilah Kebenaran. Inilah Jalan.
Tapi ada begitu banyak
bangsa. Ada begitu panjang jaman. Sehingga; jadilah ada begitu banyak
Nabi, Utusan Tuhan, yang menyampaikan Kabar Gembira itu. Yang
mengajarkan Jalan itu. Tentu saja; dengan bahasa yang berbeda. Dengan
istilah yang berbeda. Dengan metoda yang berbeda.
Lalu, kita saat ini;
bukannya gembira dengan kekayaaan sumber-sumber itu, dengan beraneka
pilihan Jalan itu, lalu mendengarkan, mempelajari dan mempraktekkan
ajaran itu, untuk melihat kecocokannya dengan diri sendiri, dan melihat
hasilnya, kita justru sibuk untuk mengkritiki Jalan yang berbeda-beda
itu, dengan tujuan untuk memberinya label, ini Benar, ini Salah. Ini
dari Tuhan, dan ini Sesat.
Lebih gawatnya lagi;
kita lalu begitu sibuk mendorong-dorong orang lain untuk mengikuti
pilihan kita, dan melarang-larang orang lain mengikuti pilihannya
sendiri.
Kenapa sih kok pake
acara ngotot ngurusin orang lain? O, itu karena cinta saya pada mereka.
Saya ingin menolong mereka; supaya mereka tidak terjerumus ke jalan
sesat.
Hehehe. Cinta? Coba
deh rasakan di ulu hati engkau ketika engkau ngotot itu; benarkah ada
cinta disitu? Sepengetahuan saya nih; di dalam ke-ngotot-an macam itu,
tidak ada cinta sih.
Atau coba deh
bayangkan; bagaimana jika engkau yang dipaksa oleh orang lain untuk
meninggalkan Jalan pilihan engkau? Adakah engkau bisa mengatakan kalau
mereka yang memaksa engkau itu, mereka lakukan karena cinta akan engkau?
Adakah engkau bisa bahagia menerima paksaan itu?
Kalau ini sulit
dibayangkan; ingat-ingat saja deh ketika engkau mencintai seseorang, dan
orang tua engkau melarangnya. Apakah engkau bahagia-bahagia saja?
Kayaknya nggak deh. :)
Sumber: http://filsafat.kompasiana.com
Sabtu, 22 September 2012
Mutiara Al-Quran :: Wahai Manusia!!!
Abdullah Saleh Hadrami
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: "Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang sebelummu, agar kamu bertakwa.
Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui (bahwa Allah tidak ada sekutu bagiNya)."
(Surat 2 Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 21-22)
Kandungan Ayat:
- Ayat ini adalah seruan untuk seluruh manusia tanpa pandang agama, suku, ras, warna kulit dan bangsa.
- Perintah untuk beribadah hanya kepada Allah, Tuhan (Rabb) kita yang Maha Esa.
- Beribadah adalah mengerjakan perintah Allah dan menjauhi laranganNya.
- Allah telah menciptakan kita dan orang-orang sebelum kita.
- Tujuan dari penciptan ini adalah agar kita bertakwa kepadaNya.
- Nikmat Allah kepada kita sangatlah banyak.
- Allah menjadikan bumi sebagai hamparan untuk peristirahatan kita dan bercocok tanam serta manfaat lainnya.
- Dan Dia menjadikan langit sebagai atap yang terdapat padanya manfaat-manfaat yang sangat kita butuhkan, seperti: Matahari, Bulan dan Bintang-bintang.
- Langit artinya adalah segala yang diatas kita.
- Allah yang telah menurunkan air hujan dari langit (awan).
- Lalu Dia menumbuhkan dengan air hujan itu tumbuh-tumbuhan, tanam-tanaman, buah-buahan dan lainnya.
- Semua itu adalah rizki dari Allah untuk kita agar memanfaatkannya dan mensyukurinya.
- Allah adalah pencipta, pemberi rizki dan pengatur seluruh alam ini.
- Allah tidak ridha apabila kita menyekutukanNya dengan yang lain.
- Kita semua mengetahui bahwa Allah tidak ada sekutu bagiNya.
Sumber: http://www.kajianislam.net
Mutiara Al-Quran :: Balasan Setimpal Perbuatan
Abdullah Saleh Hadrami
Allah Ta?ala berfirman: ?Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemuiNya.?
(Surat 84 Al-Insyiqaaq (Terbelah) Ayat 6)
Kandungan Ayat:
- Ayat ini adalah seruan untuk seluruh manusia tanpa pandang agama, suku, ras, warna kulit dan bangsa.
- Semua manusia bekerja, berusaha dan beramal.
- Ada yang berbuat kebajikan dan ada pula yang berbuat keburukan.
- Semuanya pasti bertemu Allah pada hari kiamat untuk mendapatkan balasan yang setimpal dengan amal perbuatannya.
- Allah memberikan karunia yang banyak kepada orang-orang yang berbahagia dan beruntung, yaitu orang-orang yang beramal saleh karena Allah dan mengikuti sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sallam.
- Mereka kelak menerima catatan amal mereka dengan tangan kanan dan mereka adalah penghuni surga yang penuh dengan kenikmatan.
- Allah Maha Adil terhadap orang-orang yang menyimpang dari jalan yang lurus dengan memberikan balasan setimpal.
- Mereka kelak menerima catatan amal mereka dengan tangan kiri dari belakang punggung dan mereka adalah penghuni neraka dengan segala siksaannya.
- Kita harus mempersiapkan diri kita untuk menghadapi hari itu dengan iman dan amal saleh sebelum terlambat, sesal dahulu pendapatan sesal kemudian tiada guna.
Sumber: http://www.kajianislam.net
Untai Hikmah
-----------------------------------------------------------------------------
Al-Hakim Al-Tirmidzi nama lengkapnya Abu Abdullah Ibn Muhammad Ibn Hasan Ibn Bisyr. Lahir pada awal abad ke 3 Hijriyah dan wafat pada tahun 320 Hijriyah. Beliau dikenal sebagai ahli hadist yang zuhud, sufi ternama, dan pengarang berbagai karya-karya besar.
Sumber : Nurul Hayat
Rabu, 19 September 2012
Untai Hikmah :: KEMULIAAN RENDAH HATI
Sumber : Nurul Hayat
Selasa, 18 September 2012
Untai Hikmah
"Janganlah kalian tertipu dengan banyaknya amal ibadah yang telah kalian lakukan, karena sesungguhnya kalian tidak mengetahui apakah Allah menerima amalan kalian atau tidak. Dan jangan pula kalian merasa aman dari bahaya dosa-dosa yang kalian lakukan, karena sesungguhnya kalian tidak mengetahui apakah Allah mengampuni dosa-dosa kalian tersebut atau tidak." (HASAN AL BASHRI)
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Imam Hasan Al Bashri adalah salah seorang ulama terkemuka dari kalangan tabi'in yang banyak berguru kepada para sahabat Rasulullah SAW. Beliau lahir di Madinah, tahun 642 M dari ayah bernama Yasar, bekas budak Zaid bin Tsabit dan ibu bernama Khoiroh, bekas budak Ummu Salamah (salah satu istri Rasulullah SAW). Al Hasan mereguk ilmu dari rumah-rumah ummahatul mu'minin serta menimba ilmu bersama para sahabat Nabi yang berada di masjid Nabawi. Pada usia 14 tahun, Al Hasan pindah dan menetap di Basrah, Iraq. Dari sinilah Al Hasan mulai dikenal dengan sebutan Hasan Al-Basri. Di Basrah, beliau banyak tinggal di masjid mengikuti halaqohnya Ibu Abbas. Ketekunannya mengejar dan menggali ilmu menjadikan Hasan Al-Basri sangat 'alim dalam berbagai ilmu. Pada dalam Jum'at, di awal Rajab tahun 110 H, Hasan Al-Basri memenuhi panggilan Robb-nya. Beliau wafat dalam usia 80 tahun. Penduduk Basrah merasa kehilangan sehingga hampir seluruhnya mengantarkan jenazah Hasan Al Bashri ke pemakaman.
Sumber : Nurul Hayat
Hidup adalah PILIHAN dan perjuangan
Hidup adalah PILIHAN dan perjuangan
Pilihan untuk terus memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik
Perjuangan untuk menjadi pemenang atau tergilas kalah oleh waktu
Namun di atas segalanya itu, ada Tuhan yang selalu mengawasi
Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan nafas kehidupan padanya serta MEMBUAT orang kecil menjadi pemimpin.
Sumber: naylacorp.com
Langganan:
Postingan (Atom)










